ISN Pererat Ukhuwah, Gelar Temu Tokoh untuk Perkuat Iman Penyintas Bencana Gayo
“Terima kasih kepada ISN dan seluruh lembaga yang telah hadir sejak hari pertama. Harapan itu masih ada. Kita siap bahu-membahu menata kembali kehidupan masyarakat Gayo,” ungkap Wabup Muchsin.
Takengon | Lintasgayo.com – Suasana khidmat menyelimuti Grand Bayu Hill saat tokoh lintas sektor berkumpul dalam agenda Temu Tokoh Kepedulian Pascabencana Tanoh Gayo pada Kamis (16/4/2026).
Pertemuan strategis yang diinisiasi oleh Islam Selamatkan Negeri (ISN) tersebut mengusung tema besar “Mengokohkan Iman, Menumbuhkan Harapan: Peran Tokoh dalam Penguatan Penyintas Pasca-Bencana.”
Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menyentuh kalbu. Ayat yang dikumandangkan menjadi pengingat bagi seluruh hadirin mengenai hubungan timbal balik antara alam dan manusia.
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).” arti dari salah satu ayat yang dibaca Qori.
Kewaspadaan Terhadap Pendangkalan Aqidah
Pembina ISN, Alwin Al Lahad, dalam sambutannya menegaskan bahwa fokus lembaga ini mencakup wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Ia menyoroti kerentanan pascabencana seringkali dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menggoyahkan keyakinan warga.
“ISN mendeteksi adanya potensi pendangkalan aqidah di tengah umat yang sedang diuji bencana. Kami tidak bisa berdiri sendiri. Dibutuhkan kolaborasi kolektif dan peran aktif para tokoh untuk membentengi iman saudara-saudara kita agar tetap teguh di tengah keterbatasan,” tegas Alwin.
Wakil Bupati Aceh Tengah, Muhsin Hasan, yang hadie membuka acara secara resmi, memaparkan data memprihatinkan terkait dampak bencana yang melanda wilayah tersebut.
Dari 14 kecamatan kata dia, hampir separuhnya terdampak signifikan dengan rincian, sektor pertanian: ± 2.000 hektar sawah dan perkebunan warga luluh lantak dan sektor pemukiman dengan puluhan rumah warga rusak berat hingga hanyut terbawa arus.
“Terima kasih kepada ISN dan seluruh lembaga yang telah hadir sejak hari pertama. Harapan itu masih ada. Kita siap bahu-membahu menata kembali kehidupan masyarakat Gayo,” ungkap Wabup Muchsin.
Satu Barisan, Satu Tujuan
Momen paling krusial dalam pertemuan tersebut terjadi saat sesi “Pesan Lintas Tokoh”. Dalam suasana penuh emosional, para tokoh masyarakat, ulama, dan perwakilan pemerintah saling bergandengan tangan dan bertukar pesan penguatan.
Mereka menyepakati komitmen bersama bahwa pemulihan Gayo tidak boleh hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi juga rekonstruksi jiwa.
Para tokoh berpesan untuk merapatkan barisan, menyatukan visi, dan menghilangkan ego sektoral demi memastikan para penyintas mendapatkan pendampingan spiritual yang intensif sekaligus bantuan logistik yang berkelanjutan.
Dalam pertemuan itu pula disepakati beberapa komitmen rekonstruksi masa depan antara pemerintah Kabupaten Aceh Tengah bersama lembaga filantropi.
Diantaranya, penyediaan Hunian Sementara (Huntara) sebagai solusi jangka pendek dan transisi menuju Hunian Tetap (Huntap) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal secara permanen.
Acara ditutup dengan doa bersama dan apresiasi mendalam kepada seluruh relawan serta lembaga kemanusiaan yang terus konsisten membersamai masyarakat Tanoh Gayo melewati masa-masa sulit ini. (Win Nata Gayo)
Sumber: ISN Pererat Ukhuwah, Gelar Temu Tokoh untuk Perkuat Iman Penyintas Bencana Gayo – LINTAS GAYO






Leave a Comment